TUGAS
MELAKUKAN PERAWATAN PC
SMK BHAKTI
PRAJA TALANG
Prosedur Pembersihan Komponen Pada Periferal /PC
Untuk
melakukan pembersihan komponen pada PC harus melalui cara
atau
prosedure tertentu. Antara satu komponen dengan komponen
yang lain
berbeda sehingga memiliki urutan atau aturan tersendiri
dalam
metode pembersihannya. Berikut beberapa komponen PC yang
perlu
dilakukan perawatan.
a) Casing
Casingdapat
diibaratkan dengan bangunan atau rumah, dari sebuah
komputer,
sehingga kekuatan dan keindahan sebuah komputer secara
fisik
terletak pada casing PC. Pada casing PC biasanya terdapat power
supply, fan
dan led indikator beserta saklar atau tombol-tombol power
dan reset.
Permasalahan yang sering terjadi dalam case komputer
adalah debu
yang terbawa oleh fan casing komputer itu sendiri atau
sarang
serangga. Kotoran tersebut selain menggangu keindahan juga
dapat berdampak
jelek pada fan dan komponen lain pada
motherboard.
Sehingga perlu dilakukan pembersihan secara rutin. Alat
yang
digunakan untuk membersih kan case komputer cukup dengan
kuas atau
dengan penyedot debu mini. Untuk bagian sudut terutama
bagian
depan perlu diperhatikan pengkabelan yang mudah lepas akibat
hentakan
terutama pada bagian kabel untuk tombol saklar. Pada
bagian
belakang yang perlu dibersihkan adalah pada bagian ventilasi
atau tempat
fan. Karena disinilah debu semua mengumpul akibat
hembusan
angin yang dibawa oleh fan.
b) Floppy Drive
Floopy
drive atau disk drive merupakan komponen komputer yang
digunakan
untuk penggerak floopy atau disket sebagai media
penyimpan
data.
Disk drive
sangat mudah terkena debu atau kotoran yang terbawa oleh
disket
sehingga dapat menganggu fungsionalitas disk drive. Gejala-gejala yang muncul
akibat disk drive kotor adalah disket tidak dapat
dibaca dan
kadang-kadang error. Cara untuk membersihkan disk drive
cukup
dengan disk cleaner.
Langkah-langkah
pembersihannya adalah sebagai berikut:
·
Operasikan sistem komputer.
· Masukkan
disk cleaner yang telah diberi cairan pembersih ke drive
A.
· Pilih
drive A:\ sehingga komputer akan membaca drive A. Karena
piringan
disket diganti dengan kertas tisu yang diberi cairan
pembersih
maka head akan tersentuh oleh tisu tersebut sehingga
akan
membersihkan head dari kotoran debu atau kotoran yang
lain.
c) CD-Rom dan CD-RW
CD-Rom atau
CD-RW merupakan alat yang umum digunakan saat ini
untuk
membaca dan menulis data ke CD. CD-Rom dan CD-RW
merupakan
komponen yang sangat murah dibandingkan dengan data
yang dapat
disimpannya. Masalah yang sering mengganggu pada CD-Rom dan CD-RW terletak pada
optik atau lensanya. Langkah yang
digunakan
untuk membersihkan optic atau lensa dari debu atau
kotoran
lain adalah dengan menggunakan CD cleaner. Prinsip kerja
dari CD
cleaner mirip dengan disk cleaner, hanya bentuknya saja yang
berbeda.
20
Langkah-langkah
pembersihannya adalah sebagai berikut:
·
Operasikan sistem komputer
· Masukkan
CD cleaner,
CD cleaner
akan berputar dan sikat atau sirip yang melekat pada
disk atau
piringan akan menyikat optic atau lensa pada CD-Rom
atau CD-RW.
d) Hard Disk
Hard disk
merupakan komponen yang penting dalam sebuah
komputer,
karena sistem operasi dan semua program beserta data-data tersimpan dalam
harddisk. Hard disk merupakan barang yang
mudah
rusak. Untuk melakukan perawatan dilakukan dari sisi hardware
dan
software.
Untuk
perawatan hard disk dari sisi hardware, perlu ditambahkan
sebuah fan
untuk mengurangi panas pada hard disk. Fan ini sangat
direkomendasikan
untuk hard disk dengan kecepatan 7200 rpm ke
atas.
Selain itu perlu diperhatikan pengaturan kabel data agar sirkulasi
udara dapat
berjalan lancar.
Untuk
perawatan dari sisi software, cukup dengan tool-tool yang telah
tersedia
ketika menginstall sistem operasi. Tool tersebut meliputi
scandisk,
dan disk defragmenter. Selain tool tersebut juga terdapat
tool yang
digunakan untuk melakukan low-level format. Low level
format digunakan
untuk melakukan konfigurasi ulang pada hard disk
meliputi
pengaturan head, cylender, dan sector. Low level format
merupakan
format dari segi fisik. Untuk masing-masing merk hard disk
memiliki
program tersendiri untuk low level format. Untuk merk
Seagete
mengggunakan SGATFMT4, Quantum menggunkan zerrofill
atau zdisk,
maxtor dengan mud dan untuk western digital dengan
wd_diag.
Scandisk
adalah tool yang digunakan untuk memeriksa struktur file
sistem,
tabel lokasi file (file allocation table), dan dapat untuk
mengetahui
ada tidaknya bad sector. Scandisk akan berjalan dengan
otomatis
setiap start jika komputer tidak dimatikan dengan benar atau
terjadi
kegagalan listrik.
Disk
defragmenter adalah tool yang digunakan untuk mengatur
struktur
atau tata letak file sehingga akan mengurangi fragmentasi
sebuah
space hard disk. Disk defragmenter perlu dilakukan secara
berkala hal
ini akan meningkatkan performa sistem dan ruang hard
disk.
Berikut contoh hasil proses disk defragmenter, dapat dilihat
perbedaan
sebelum dan sesudah dilakukan disk defragmenter.
e) VGA Card
VGA card
atau sering disebut display adapter adalah komponen
komputer
yang difungsikan untuk mengolah grafik untuk ditampilkan
ke dalam
layar monitor. Masalah yang sering timbull dalam VGA card
adalah
panas yang berlebihan, sehingga untuk mengurangi panas yang
berlebihan
perlu diperhatikan heatsink dan fan nya.
Sebagai
perawatannya perlu dilakukan pembersihan dari debu atau
kotoran
yang lain. Untuk membersihkan fan dan heatsink cukup
dengan kuas
kecil karena fan pada VGA card juga kecil, sehingga harus
disesuaikan
dengan ukuran fan nya. Selain itu VGA card sering
bermasalah
pada fan yang berisik atau berbunyi dengan keras.
Masalah ini
bersumber pada fan yang tidak kencang atau putaran fan
tidak stabil.
Selain itu juga dapat disebabkan dudukan fan yang tidak
kuat
sehingga tidak dapat menopang fan dengan baik. Untuk
mengatasi
hal ini dapat dilakukan dengan membersihkan, dan
mengencangkan
posisi fan dengan tepat sesuai dengan posisinya.
f) Memori
RAM
merupakan komponen primer dalam sebuah komputer. RAM
bertindak
sebagai media penyimpan sementara pada sistem. Besar
25
kecil nya
kapasitas RAM tergantung dari kebutuhan sistem yang akan
digunakan
oleh program. Semakin besar kapasitas RAM maka akan
semakin
cepat dan stabil program tersebut dijalankan. RAM bermacam
macam
jenisnya diantaranya yang masih beredar adalah sebagai
berikut:
EDO RAM
(banyak dijumpai pada komputer lama dan mulai jarang
ditemukan),
SDRAM, DDR SDRAM, dan RDRAM. Antara jenis-jenis
tersebut
berbeda bentuk fisik dan slot pad motherboard nya. RAM
perlu
dilakukan perawatan agar selalu bekerja dengan optimal.
Gangguan
pada RAM terletak pada konektor atau kaki-kakinya,
dimana jika
RAM sering dilepas dan tersentuh oleh tangan dapat
menyebabkan
korosi bahkan RAM dapat rusak akibat listrik statis.
Untuk
membersihkan RAM dari korosi akibat sentuhan tangan dapat
dilakukan
dengan menggunakan cairan pembersih atau cukup dengan
karet
penghapus dengan cara menggosokan pada kaki RAM. Selain itu
juga perlu
diperhatikan pemasangan pada slot RAM, perlu dipastikan
RAM
tertancap dengan sempurna karena jika tidak, maka selain RAM
tidak
terdeteksi oleh sistem juga dapat mengakibatkan kerusakan RAM.
g) Power Supply
Power
supply merupakan jantung dari sebuah komputer, karena
semua
sumber daya listrik dari komponen komputer disupply dari
power
supply. Power supply berfungsi mengubah arus AC menjadi arus
DC untuk
didistribusikan ke berbagai macam komponen pada
komputer.
Daya power supply berkisar 150 watt sampai 350 watt.
Untuk daya
150 watt sudah jarang dijumpai karena hanya digunakan
untuk
komputer yang sederhana tanpa banyak komponen tambahan.
Sedangkan
jika dalam sebuah komputer yang memiliki beberapa
banyak
komponen misal: CD-ROM, CD-RW, dan menggunakan banyak
hard disk
direkomendasikan menggunakan power supply 300 watt atau
lebih
besar.
Perawatan
yang perlu dilakukan untuk merawat power supply adalah
dengan
memperhatikan kelancaran fan pada power supply. Karena
fan inilah
yang mampu mengurangi panas pada power supply. Selain
itu perlu
ditambahkan sebuah alat yang sering disebut stabilizer
tegangan,
karena dengan alat ini akan meringankan kerja dari power
supply
sehingga akan mengurangi panas yang dikeluarkan oleh power
supply.
28
h) CPU (Central Processing Unit)
Komponen
ini merupakan otak dari komputer, kecepatan dan
kecerdasan
prosessor tergantung dari kecepatannya ( dalam satuan
hz).
Kecepatan prosesor sangat berkembang dengan cepat sampai
saat ini
sudah mencapai 3.04 GHZ.
Gambar 19.
CPU + Heatsink dan Fan
Prosessor
memerlukan pendingin sangat ekstra. Pendingin prossessor
terdiri
dari heatsink dan fan pendingin. Prosessor merupakan
komponen
yang paling panas sehingga perlu dimonitor setiap saat.
Untuk
perawatan pada prosessor adalah dengan memperhatikan tata
letak fan
sehingga udara dapat berputar dengan lancar. Kemudian
perlu
dipilih fan prosessor dengan putaran yang tinggi ( minimal 5400
rpm) dan
juga perlu dipilih heatsink dengan bahan penghantar panas
29
yang baik,
seperti tembaga dan aluminium. Jika sering melepas
prosessor
jangan lupa untuk selalu mengoleskan silicon grease agar
penghantaran
panas lebih lancar.
i) Motherboard
Motherboard
merupakan tempat dari semua komponen komputer
terpasang.
Motherboard digunakan untuk menghubungkan antara
komponen
satu dengan yang lain. Antara motherboard yang satu
dengan yang
lain berbeda tergantung dari chipset yang digunakan
dalam
motherboard tersebut. Fitur yang ditawarkan oleh motherboard
sangat
beragam mulai dari soundcard onboard, LAN onboard, VGA
onboard dan
masih banyak fitur yang lain. Semakin banyak fitur yang
terdapat
dalam motherboard maka semakin banyak panas yang
dihasilkan
oleh motherboard.
Perawatan
yang dilakukan pada motherboard adalah dengan menjaga
suhu dari
motherboard, yaitu dengan memperlancar sirkulasi udara
pada
system. Karena motherboard tempat tersambungnya berbagai
komponen
maka kabel-kabel yang tersambung perlu diikat dengan
pengikat
kabel, selain akan menambah rapi juga akan membuat
sirkulasi udara
menjadi lancar.
Untuk
gangguan dari debu dan sarang serangga cukup dibersihkan
dengan kuas
atau penyedot debu mini dengan menyesuaikan ukuran
sikat pada
sudut yang sempit, jangan sampai mengganggu komponen
yang
terpasang, seperti RAM dan prosessor.
j) Expansion Card
Expansion
card merupakan komponen tambahan yang terpasang pada
komputer.
Expansion card dapat berbagai macam jenis dan fungsinya.
Contoh
expansion card adalah seperti card LAN, soundcard, tv tunner,
VGA card
dan masih banyak lagi. Sedangkan menurut jenisnya terdiri
dari PCI,
ISA, dan AGP.
31
Gambar 21.
Expansion Card
Untuk
perawatan expansion card, perlu diperhatikan kaki-kakinya dari
pengaruh
korosi akibat sentuhan tangan atau penyebab yang lain.
Perawatannya
cukup dengan cairan pembersih korosi atau dengan
menggosok
dengan karet penghapus. Selain itu perlu juga dipastikan
expansion
card terpasang dengan kuat dan sempurna.
Sumber
Tidak ada komentar:
Posting Komentar